Kamis, 18 Agustus 2016

Tidak taat orang tua



Pada suatu hari saat saya menginjak kelas 2 SD saya memiliki suatu pengalaman yang sangat mengesankan. Semua berawal saat saya pulang sekolah, setiba di rumah saya langsung ganti baju untuk makan siang dan setelah makan siang saya disuruh orang tua untuk tidur siang,namun saya menolak akhirnya setelah saya dimarah-marah sayapun menurut dengan orang tua saya.Ketika di kamar tidur sayapun teringat bahwa di kamar tidur saya ada jendela dan setelah saya melihat jendela itu sayapun langsung mengunci pintu agar orang tua tidak bisa mengecek saya.
                Setelah dikunci sayapun bergegas untuk lompat keluar jendela karena saya tidak terlalu ngantuk dan berniat untuk bermain serta langit saat itu sedang cerah dan sejuk, setelah melompat saya langsung berjalan menuju rumah teman saya untuk bermain kelereng bersama setibanya di rumah teman saya,kebetulan sekali teman sayapun sedang bermain kelereng karena saat itu sedang musim kelereng,tanpa menunggu lama sayapun langsung bergabung dengan teman saya untuk bermain kelereng bersama.
                Kami bermain kelereng bersama di selokan karena tempat di selokan kecil dan lurus agar bola kelereng tidak melenceng kemana-mana.Saat bermain kelereng sayapun sangat senang karena saya sering menang dan selalu mendapatkan keuntungan 5 kelereng setiap menang per-rondenya,karena kemenangan itu membuat teman saya menjadi kesal sama saya dan akhirnya sayapun diusir dari permainan itu.
                Setelah diusir sayapun sedikit agak kesal,karena masa saya diusir karena saya terlalu sering menang akibat itu kepala sayapun tiba-tiba pusing dan sangat ngantuk sekali yang menyebabkan saya jalan seperti orang teler. Karena kepusingan itu sayapun berniat untuk kembali ke rumah namun saya tidak sadar saat saya tiba di jalan raya sebenarnya rumah saya tinggal belok ke kanan malah saya menyeberang jalan dan ketika tiba diseberang jalan sayapun ingat bahwa rumah saya diseberang jalan akhirnya sayapun menyeberang jalan lagi.
                Ketika menyeberang karena dengan posisi teler,sayapun langsung menyeberang tanpa memedulikan kendaraan yang sedang berlalu-lalang. Dan ketika saya sedang menyeberang sayapun mendengar suara klakson mobil yang sangat keras dan sayapun menengok ke samping dengan santai dan tiba-tiba sayapun langsung tertidur,karena saya sudah tertabrak mobil tersebut dan badan saya berguling-guling di jalanan.
                Ketika saya sadar sayapun kaget mengapa saya tiba-tiba bisa di rumah dan banyak orang yang mengeremuni saya,sayapun bertanya kepada orang tua mengapa banyak orang yang mengerumuni saya dan sayapun terkaget dengan jawaban orang tua saya “nak kamu nggak apa-apa tadi kamu habis mengalami kecelakaan dan kamu tidak sadarkan sendiri,namun syukurlah nak akhirnya kamu bisa sadar sekarang”.
                Sayapun langsung bergegas bangun dan segera mencari minum karena saya sangat haus namun saya dilarang untuk berdiri oleh orang tua saya,soalnya orang tua saya takut jika saya tiba-tiba drop lagi dan akhirnya orang tua saya yang mengambilkan saya segelas air. Sayapun disuruh istirahat oleh orang tua dan jangan banya bergerak dulu karena saya belum di cek oleh dokter,ketika dokter datang dan mengecek saya dokterpun mengatakan bahwa saya tidak apa-apa.
                Orang tuapun akhirnya lega namun anehnya saya tertabrak mobil dengan kelajuan cepat tetapi saya tidak memiliki luka yang parah dan tulangpun tetap baik, seketika itu juga orang yang melihat saya tertabrak tadi bingung karena saya tertabrak hingga mental di jalan dan berguling-guling,disitupun saya percaya bahwa tuhan selalu memberikan rancangan yang terbaik untuk kehidupan saya sebab tuhan tidak akan memberikan cobaan sampai orang tersebut tidak memiliki harapan.

Amorentes.R.B.
05 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger news

SELAMAT DATANG DI KELAS XI MIPA 7 SMA TARUNA NUSANTARA

Disqus Shortname

Comments system