Pada suatu hari saat
saya menginjak kelas 2 SD saya memiliki suatu pengalaman yang sangat
mengesankan. Semua berawal saat saya pulang sekolah, setiba di rumah saya
langsung ganti baju untuk makan siang dan setelah makan siang saya disuruh
orang tua untuk tidur siang,namun saya menolak akhirnya setelah saya
dimarah-marah sayapun menurut dengan orang tua saya.Ketika di kamar tidur
sayapun teringat bahwa di kamar tidur saya ada jendela dan setelah saya melihat
jendela itu sayapun langsung mengunci pintu agar orang tua tidak bisa mengecek
saya.
Setelah dikunci sayapun bergegas
untuk lompat keluar jendela karena saya tidak terlalu ngantuk dan berniat untuk
bermain serta langit saat itu sedang cerah dan sejuk, setelah melompat saya
langsung berjalan menuju rumah teman saya untuk bermain kelereng bersama
setibanya di rumah teman saya,kebetulan sekali teman sayapun sedang bermain
kelereng karena saat itu sedang musim kelereng,tanpa menunggu lama sayapun
langsung bergabung dengan teman saya untuk bermain kelereng bersama.
Kami bermain kelereng bersama di
selokan karena tempat di selokan kecil dan lurus agar bola kelereng tidak
melenceng kemana-mana.Saat bermain kelereng sayapun sangat senang karena saya
sering menang dan selalu mendapatkan keuntungan 5 kelereng setiap menang
per-rondenya,karena kemenangan itu membuat teman saya menjadi kesal sama saya
dan akhirnya sayapun diusir dari permainan itu.
Setelah diusir sayapun sedikit
agak kesal,karena masa saya diusir karena saya terlalu sering menang akibat itu
kepala sayapun tiba-tiba pusing dan sangat ngantuk sekali yang menyebabkan saya
jalan seperti orang teler. Karena kepusingan itu sayapun berniat untuk kembali
ke rumah namun saya tidak sadar saat saya tiba di jalan raya sebenarnya rumah
saya tinggal belok ke kanan malah saya menyeberang jalan dan ketika tiba
diseberang jalan sayapun ingat bahwa rumah saya diseberang jalan akhirnya
sayapun menyeberang jalan lagi.
Ketika menyeberang karena dengan
posisi teler,sayapun langsung menyeberang tanpa memedulikan kendaraan yang
sedang berlalu-lalang. Dan ketika saya sedang menyeberang sayapun mendengar
suara klakson mobil yang sangat keras dan sayapun menengok ke samping dengan
santai dan tiba-tiba sayapun langsung tertidur,karena saya sudah tertabrak
mobil tersebut dan badan saya berguling-guling di jalanan.
Ketika saya sadar sayapun kaget
mengapa saya tiba-tiba bisa di rumah dan banyak orang yang mengeremuni saya,sayapun
bertanya kepada orang tua mengapa banyak orang yang mengerumuni saya dan
sayapun terkaget dengan jawaban orang tua saya “nak kamu nggak apa-apa tadi
kamu habis mengalami kecelakaan dan kamu tidak sadarkan sendiri,namun syukurlah
nak akhirnya kamu bisa sadar sekarang”.
Sayapun langsung bergegas bangun
dan segera mencari minum karena saya sangat haus namun saya dilarang untuk
berdiri oleh orang tua saya,soalnya orang tua saya takut jika saya tiba-tiba
drop lagi dan akhirnya orang tua saya yang mengambilkan saya segelas air.
Sayapun disuruh istirahat oleh orang tua dan jangan banya bergerak dulu karena
saya belum di cek oleh dokter,ketika dokter datang dan mengecek saya dokterpun
mengatakan bahwa saya tidak apa-apa.
Orang tuapun akhirnya lega namun
anehnya saya tertabrak mobil dengan kelajuan cepat tetapi saya tidak memiliki
luka yang parah dan tulangpun tetap baik, seketika itu juga orang yang melihat
saya tertabrak tadi bingung karena saya tertabrak hingga mental di jalan dan
berguling-guling,disitupun saya percaya bahwa tuhan selalu memberikan rancangan
yang terbaik untuk kehidupan saya sebab tuhan tidak akan memberikan cobaan
sampai orang tersebut tidak memiliki harapan.
Amorentes.R.B.
05
Amorentes.R.B.
05
Tidak ada komentar:
Posting Komentar