Tahap demi tahap kulalui, langkah demi langkah telah ku tempuh. Ku ikuti segala seleksi, ku lupakan segala kelelahan yang kualami. Di tengah jalan, aku menemui 2 jalan yang akan merubah hidupku. Jalan pertama itu adalah hal yang selama ini aku sukai, jalan kedua adalah hal baru yang aku yakini dapat membuatku lebih baik dari sebelumnya.
Awalnya aku pikir semuanya akan baik-baik saja, aku lalui begitu saja. Aku ikuti seleksi keduanya, sampai suatu saat jalan kedua telah membuka pintunya terlebih dahulu, tidak lama kemudian pintu pertama pun ikut membuka pintunya lebar-lebar. Saat itu mulailah aku berpikir, berpikir keras, bahkan sangat keras. Jalan pertama menggodaku dengan sejuta prestasi, jalan keduapun menggodaku dengan kedisiplinannya. Hatiku berkata, "Ahhhhh kenapa harus gini? kenapa harus milih satu?"
Detik demi detik, waktu demi waktu. Sampai saatnya malam itu datang. Malam dimana ake harus melalui salah satu jalan, dan harus melupakan jalan yang lain. Malam itu aku merenung, berpikir keras. Air mataku nyaris menetes. 2 Jam berlalu sampai akhirnya aku mengambil keputusan yang sangat menamar hatiku. Aku harus memilih jalan kedua, dan aku harus melupakan jalan pertama yang sangat aku sukai.
Beberapa bulan berlalu, masih belum nampak penyesalan. Hingga kini terbersit di hatiku, "Kenapa harus itu, kenapa gak ini aja, aahh". Namun dari hal ini semua, aku jadi tau seorang pemimpin harus bisa menentukkan arah hidupnya sendiri, seberat apapun jalan itu seorang pemimpin harus bisa melaluinya. Dan seorang pemimpin memiliki konsistensi yang tinggi, jika sudah di satu jalan, maka pemimpin sejati pantang untuk berbalik arah.
"Sebuah cerita hidup tidak akan berlanjut tanpa keberanian untuk memilih"
-Moh Mahrus Ali/18-
Beberapa bulan berlalu, masih belum nampak penyesalan. Hingga kini terbersit di hatiku, "Kenapa harus itu, kenapa gak ini aja, aahh". Namun dari hal ini semua, aku jadi tau seorang pemimpin harus bisa menentukkan arah hidupnya sendiri, seberat apapun jalan itu seorang pemimpin harus bisa melaluinya. Dan seorang pemimpin memiliki konsistensi yang tinggi, jika sudah di satu jalan, maka pemimpin sejati pantang untuk berbalik arah.
"Sebuah cerita hidup tidak akan berlanjut tanpa keberanian untuk memilih"
-Moh Mahrus Ali/18-

Tidak ada komentar:
Posting Komentar