Jumat, 19 Agustus 2016

Terimakasih Ibu



Cengkeraman tanganmu yang kuat, siratkan ketegaran
Senyummu yang terus mengembang, seolah tiada beban yang kau emban
Tapi kala kau sendiri, tersudut dan menepi meratapi kehidupan
Aku tahu,kau hanya manusia biasa, yang kadang tersenyum dan dilain waktu menangis.
Meski ragamu terlihat kuat, tapi pancaran matamu tunjukan rapuh yang kau tahan sendiri.
Terima kasih Ibu, karna kau selalu tersenyum didepan kami anakmu
Begitu bijaksananya dirimu, demi melihat senyum kami terus mengembang,
Air mata itu kau simpan sendiri, dan hanya bahagia yang kau bagi pada kami.
Aku cuma ingin kau tahu,
Walau pijakanku tak sekokoh benteng, dan lengan ini tak sekeras baja.
Tapi aku siap, jika nanti kau merasa lelah dan untuk sejenak butuh sandaran.
Akan kutegakkan pundak ini semampu aku berusaha.
Terima kasih Bijaksana.

Amorentes R.B.
05

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger news

SELAMAT DATANG DI KELAS XI MIPA 7 SMA TARUNA NUSANTARA

Disqus Shortname

Comments system